Terlilit Hutang? Inilah Tuntunan Doa yang Diajarkan Rasulullah

Tidak sedikit dari kita yang berpenghasilan pas-pasan hanya cukup untuk membayar hutang. Untuk melanjutkan hidupnya mereka kembali berhutang.

StatusPagi.com – Dalam hidup ada kalanya kita kesulitan finansial. Berhutang menjadi salah satu jalan untuk tetap dapat bertahan hidup. Namun saat ini, orang-orang berhutang bukan untuk menutupi kebutuhan hidup tapi untuk memenuhi keinginan hidup.

hutang

Keinginan setiap orang pasti tidak ada habisnya. Satu keinginan tercapai, ia ingin mencapai keinginan lainnya. Untuk memenuhi keinginan itu, karena secara finansial tidak mampu, berhutang menjadi pilihannya. Akibatnya hutang menumpuk, tidak hanya lebih besar pasak daripada tiang, tetapi juga terlilit jeratan hutang dimana-mana.

Islam mengajarkan cara-cara agar bisa terbebas dari hutang yang menumpuk. Selain usaha keras dan berusaha secara cerdas untuk menambah penghasilan, jangan melupakan kekuatan doa. Ingat hutang yang tidak dibayarkan atau dilunasi, maka di akhirat kelak amalan-amalan baik yang kita lakukan akan dilucuti untuk membayar hutang tersebut.

Suatu ketika Rasulullah SAW menegur sahabatnya yang bernama Muaz bin Jabal karena tidak mengikuti sholat Isya berjamaah. Muaz yang tidak pernah melewatkan sholat berjamaah sebelumnya meminta maaf kepada Rasulullah dan menjelaskan keadaannya hingga melewati sholat berjamaah.

Muaz berkata, “Saat dalam perjalanan ke masjid, aku bertemu seorang Yahudi. Aku ditangkap dan dikurung dirumahnya. Ya Rasulullah, Yahudi itu marah kepadaku karena aku tidak juga melunasi pinjaman yang dia berikan kepadaku.”

Rasulullah Muhammad SAW tersenyum dengan penuturan jujur Muaz. Sambil menepuk bahu sahabatnya itu, Rasulullah berkata, “Wahai Muaz, maukah kamu aku ajarkan dua ayat yang jika kau amalkan, Allah akan meluaskan rizqi untukmu dan melunasi semua hutangmu, meskipun hutangmu sebesar dan setinggi gunung sekalipun.”

Muaz pun sumringah dengan perkataan Rasulullah. “Mau ya Rasulullah, ajarkan kepadaku kedua ayat itu,” jawab Muaz.

Rasulullah Muhammad SAW pun membacakan dua ayat al-Quran QS Ali Imran Ayat 26-27.

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاء وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاء وَتُعِزُّ مَن تَشَاء وَتُذِلُّ مَن تَشَاء بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ -٢٦

Artinya :
Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

تُولِجُ اللَّيْلَ فِي الْنَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الَمَيَّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَن تَشَاء بِغَيْرِ حِسَابٍ -٢٧

Artinya :
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).

Muaz bin Jabal kemudian  menjadikan kedua ayat itu sebagai wirid harian hingga Allah SWT berkenan mengabulkan doanya. Rezekinya bertambah sehinga mampu melunasi seluruh hutang.[via khususdoa]

Itulah tuntunan doa agar hutang cepat lunas seperti yang diajarkan Rasulullah SAW kepada sahabatnya, Muaz bin Jabal. Video dari Ustadz Yusuf Mansur di bawah ini bisa membantu Anda untuk menghafal ayat tersebut. Di dalamnya juga dijelaskan artinya dan nasihat dari Ustadz Yusuf Mansur untuk terus mengamalkan bacaan doa ini jika sedang terlilit hutang.



Kategori : Hikmah diterbitkan Kamis, 6 Agustus, 2015 oleh Siti Sofiati