Tolong Izinkan Saya Berzina dengan Putri Bapak

Ini adalah kisah imaginer yang penuh inspirasi, saat syarat pernikahan menmberatkan calon menantu, maka keluarlah permohonan ini, “Izinkan Saya Berzina dengan Putri Bapak”

StatusPagi.com – Dalam Islam, pernikahan sebaiknya disegerakan jika telah cukup umur dan pernikahan tersebut tidak disertai dengan syarat yang memberatkan. Kisah imaginer berikut mungkin bisa membuka pemahaman kita tentang hubungan antar dua orang dewasa yang telah siap menikah, dan bagaimana orangtua mendorong anaknya untuk segera menikah daripada membiarkannya dalam pergaulan yang mendekati zina.

Calon+Mertua

Seorang pemuda yang bertamu ke rumah calon istri, dijamu oleh calon mertua. Sang mertua bertanya tentang kesiapan pemuda itu untuk menikahi putrinya. Dengan basa-basi si ayah calon istri bertanya “kapan kamu mau mengirim rombongan (lamaran)?”.

Si Pemuda yang gelagapan ditanya pertanyaan demikian, berkilah tabungannya belum cukup. Namun akhirnya pemuda itu memberanikan diri untuk bertanya, ” bapak dan ibu ingin saya menyediakan uang berapa untuk lamaran ini?” Ayah si gadis menjawab dengan menyebut nominal 40 juta. Si pemuda pun merasa keberatan dengan nominal tersebut.

Si pemuda kemudian bertanya lebih jauh tentang calon istrinya, apakah si gadis bisa memasak, bisa sholat, bisa mengaji? Apakah Ia pernah diajarkan untuk menutup auratnya? Si pemuda berasalan jika calon istrinya tersebut hafidzah Qur’an 30 juz dalam kepala, pandai menjaga aurat, diri, dan batasan batasan agamanya, Ia bersedia dengan  mahar berapapun.

Pemuda ini kemudian menggarisbawahi bahwa memang segala sesuatunya tidak harus dibayar mahal, jadi tidak perlu memaksakan untuk membayar mahal, seperti halnya mahar pernikahan. Sebab sebaik-baik pernikahan adalah serendah-rendahny amahar.

Namun ternyata calon mertuanya tetap berharap pernikahan anak gadisnya berlangsung mewah. Mereka beralasan untuk sekali-kali merayakan pesta pernikahan anak dalam kemewahan. Bahkan ayah si gadis mengeluarkan ancaman, jika tidak bisa menyediakan 40 juta, sebaiknya pemuda melupakan anak gadisnya.

Pemuda itupun akhirnya bertanya sekaligus melakukan permohonan kepada calon mertuanya tersebut, “Kalau memang bapak berharap tetap demikian, maka ’izinkan saya berzina dengan anak bapak’?. Ayah si gadis itupun terperangah mendengar permohonan pemuda tersebut.

Lalu bagaimana reaksi ayah si gadis tersebut? Silahkan membaca dialog lengkap antara calon menantu dan calon mertua tersebut di link ini.

 


Kategori : Hikmah diterbitkan Sabtu, 1 Agustus, 2015 oleh Siti Sofiati