Mengherankan, Desa di Wonosobo ini Selalu Kumandangkan Azan Pukul 4.30 Sore

Desa Patak Bantaeng di kaki Gunung Prau Kabupaten Wonosobo selalu mengkumandangkan azan pukul 4.30 sore

StatusPagi.com – Desa Patak Banteng populer di kalangan pendaki Gunung Prau karena desa ini merupak entry point jalur pendakian jalur selatan yang disebut-sebut sebagai jalur terpendek menuju puncak gunung di kawasan Dieng tersebut. Namun yang mengherankan dari desa ini adalah kumandang azan yang selalu terdengar pukul 4.30 sore. Azan penanda sholat apakah itu?

kantor desa patak banteng

Menurut salah satu tokoh Desa Patak Banteng, Misyadi, azan sore pukul 4.30 sore tersebut adalah azan penanda Sholat Ashar. Padahal waktu Sholat Ashar untuk Wonosobo dan sekitarnya jatuh sekitar pukul 3 sore.

Masih menurut Misyadi, azan sholat Ashar yang dikumandangkan lebih lambat dari waktu sebenarnya tersebut, merupakan tradisi masyarakat setempat yang telah lama berlangsung. Masyarakat desa yang umumnya petani tersebut diingatkan dengan azan pukul 4.30 sore bahwa waktunya pulang untuk Sholat Ashar dan tidak lama lagi akan tiba waktu Maghrib.

Meskipun demikian, bagi masyakarat yang ingin Sholat Ashar di awal waktu, tidak larangan baginya. Kebiasaaan masyarakat Desa Patak Banteng yang baru mengkumandangkan azan penanda Sholat Ashar pukul 4.30 sore adalah tradisi turun temurun sebagai penunjuk waktunya pulang dari sawah atau ladang.

Azan sore pukul 4.30 sore tersebut juga mengingatkan warga agar tetap menjalankan Sholat Ashar secara berjamaah di masjid. Demikian penjelasan lengkap Misyadi yang juga sering dimintai jasa sebagai porter oleh para pendaki Gunung Prau.

 

Menurut Kasubdit Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Nur Khazin, dirinya baru mengetahui adanya tradisi azan penanda Sholat Ashar yang waktunya di mundurkan tersebut. Menurut Nur Khazin, masyarakat Desa Patak Banteng perlu diberikan pembinaan pentingnya azan dan sholat tepat waktu. [via Dream]


Kategori : Hikmah, Sosial Media diterbitkan Senin, 27 Juli, 2015 oleh Siti Sofiati